Jasa Layout

Intuisi dan mengasah kepekaan batin


Cara praktis mengasah intuisi

Intuisi merupakan topik yang sering dicari namun sedikit yang untuk mengungkapkan dan memaparkannya. Dalam artikel ini akan dipaparkan beberapa latihan untuk meningkatkan intuisi.
Sebelum Anda membaca artikel ini sebaiknya siapkan

Pendidikan: Kenapa Harus Sekolah?

Kok, harus sekolah sih? 

Buang-buang duit, mending buka warteg.





Grundelan Pendidikan Anak Negeri
Sebelumnya boleh ya pamer sedikit, ijin pamer. Buku di atas adalah buku karya mandiri dari kelompok mahasiswa di Yogyakarta, dari Sanata Dharma Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Saya kebagian Cover desainnya, jadi ga ikut-ikutan nulis. 
Buku dengan judul "Grundelan Pendidikan Anak Negeri" adalah kumpulan dan realita pendidikan Indonesia saat ini. Dituliskan berdasarkan pengalaman nyata yang dialami para penulis. Buku masih tersedia bila Anda ingin baca bisa hub saya lewat gmail atau lihat kontak di aboutme.




Pendidikan - Terlintas kenapa kita harus sekolah? Dulu, saat masuk TK sampai lanjut ke SMP, mungkin saya pribadi adalah orang yang kurang paham, kenapa saya harus berangkat sekolah. Saya sekolah hanya alih-alih untuk menghidar dari amarah ibunda tercinta.

Jasa Layout Majalah dan Buku

Jasa Desain Layout Majalah 



Kami melayanai jasa desain layout majalah dengan kualitas yang profesional, yang tentunya dengan harga yang murah. Kami memberikan kualitas, bukan komersialisasi.Kami membantu dan memberikan solusi untuk Anda.

Walaupun dengan harga jasa yang murah tentunya, bukan berarti desain yang kami hasilkan berkualitas rendah Anda bisa cek hasil pekerjaan kami di akhir artikel ini.


kami mengerjakan desain layout majalah dengan memperhatikan estetika dan tata ruang dari tiap halaman. Kami melayani pengerjaan dengan maksimal pengerjaan 2 (dua) hari dengan ketentuan dokumen dan bahan sudah siap untuk dikerjakan (bukan file mentah).

Untuk file yang membutuhkan editing ulang baik itu kebahasaan dan kelengkapan ilustrasi grafis (foto,ilustrasi) kami memerlukan tambahan waktu maksimal pengerjaan 4 hari.
 

SOSIOLINGUISTIK: Pengertian dan Ruang Lingkup dalam Sosiolinguistik

SOSIOLINGUISTIK


Oleh :
Vanio Praba
NIM : 101224068
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
2015

PENGEMBANGAN KURIKULUM DALAM PENDIDIKAN BAHASA ASING: PERTEMUAN ANTARA KEPUTUSAN POLITIK DAN KEPUTUSAN PROFESIONAL

PENGEMBANGAN KURIKULUM DALAM PENDIDIKAN BAHASA ASING: PERTEMUAN ANTARA KEPUTUSAN POLITIK DAN KEPUTUSAN PROFESIONAL


Oleh :
Natalia Sulistyanti Harsanti.S.Pd.,
NIM : 151232004
Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
2015



Abstrak

Jurnal ini berisi mengenai pengembangan kurikulum dalam pendidikan bahasa asing. Dalam pembuatan kurikulum ini, terkadang berbenturan antara kepentingan politik dan kebijakan pendidikan itu sendiri. Selain itu, pembuatan kebijakan terkait pendidikan lebih banyak didasari oleh kepentingan politik saja. Salah satunya adalah yang terjadi di Hungaria. Dalam hal ini, perubahan kurikulum umumnya didasari oleh perubahan ideologi pemimpin negara pada saat itu.

Kata kunci: pengembangan kurikulum, pendidikan bahasa asing, Hungaria, kebijakan politik, kebijakan pendidikan.

Pragmatik: Tindak Tutur dalam Pragmatik

MAKALAH

TINDAK TUTUR DALAM PRAGMATIK


Makalah ini telah dipresentasikan oleh Brigita Yuni. S.Pd., dalam mata kuliah pragmatik program studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

 

BAB I

A. LATAR BELAKANG
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering berkomunikasi dengan orang lain, dengan keperluan menyampaikan maksud, tujuan atau hanya sekedar basa-basi. Berdasarkan kajian linguistik, pada saat kita berkomunikasi menghasilkan tuturan yang mengandung kata-kata dan strukur gramatikal. Namun berdasarkan kajian pragmatik, saat berkomunikasi kita tidak hanya menghasilkan tuturan yang mengandung kata-kata dan strukur gramatikal, tetapi kita memngungkapkan tindakan-tindakan melalui tuturan yang dapat kita pahami dengan mengenal dan mendalami berbagai jenis tuturan. Makalah ini menjelaskan pengertian tuturan dan beberapa klasifikasi menurut para ahli.

MAKALAH KRITIK SASTRA “NOVEL NAGABUMI I KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DITINJAU DARI SOSIOLOGI SASTRA”


MAKALAH KRITIK SASTRA
“NOVEL NAGABUMI I KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DITINJAU DARI SOSIOLOGI SASTRA”

NOVEL NAGABUMI I KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DITINJAU DARI SOSIOLOGI SASTRA

Makalah ini disusun oleh :
Natalia Sulistyanti Harsanti. S,Pd.

Makalah ini telah diujikan dalam seminar Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada tanggal 20 September 2015

Sosiolinguistik Dasar

Apa itu Sosiolinguistik?

Sosiolinguistik merupakan salah satu cabang ilmu dalam kajian bahasa. Dalam sebuah kajian bahasa dibagi dalam dua jenis yaitu kajian internal dan eksternal. Kajian internal adalah kaian linguistik yang dikaji dari dalam disiplin ilmu itu sendiri. Beberapa kajian internal tersebut seperti struktur fonologis, struktur morfologi, struktur sintaksis. Kajian internal merupakan kajian yang akan menghasilkan studi kajian yang berhubungan dengan disiplin linguistik saja. Sebaliknya, kajian eksternal merupakan kajian bahasa yang diperoleh dari luar

Apa itu pragmatik?

PRAGMATIK

contoh ilustrasi prakmatik

      A.    Apa itu pragmatik?
Pragmatik dapat dimaknai sebagai “penggunaan bahasa”, bukan “bahasa sebagai sistem”. Jika kita membandingkan istilah competence dan performance dari Chomsky, pragmatik lebih mengarah kepada performance. Performance adalah tindakan berbahasa seseorang yang memang didasarkan pada competence, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti ingatan, keadaan, dan sebagainya. Sedangkan, competence sendiri adalah perangkat aturan-aturan bahasa yang dimiliki seseorang sehingga mampu membuat kalimat-kalimat.

Jenis-jenis Penelitian Berdasarkan Tujuannya

JENIS PENELITIAN BERDASARKAN TUJUANNYA
http://vaniojankjank.blogspot.com/2015/06/jenis-jenis-penelitian-berdasarkan.html


Banyak sekali ragam penelitian yang dapat kita lakukan. Hal ini tergantung dari tujuan, pendekatan, bidang ilmu, tempat, dan sebagainya.

Pengertian dan Hakikat Membaca (Guntur Tarigan)

 RINGKASAN BUKU MEMBACA; Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa.
Prof. Dr. Henry Guntur Tarigan

A.    Pengertian Membaca

Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis media kata-kata/bahasa tulis.

Dari segi linguistik, membaca adalah suatu proses penyandian kembali dan pembacaan sandi (a recording and decoding prosess). Decoding adalah menghubungkan kata-kata tulis (written word) dengan makna bahasa lisan (oral language meaning) yang mencakup pengubahan tulisan/cetakan menjadi bunyi bermakna. (Anderson 1972 via Henry Guntur Tarigan)

B.     Tujuan Membaca

Tujuan utama dalam membaca adalah untuk mencari serta memperoleh informasi, mencakup isi, memahami makna bacaan. Makna arti (meaning) erat sekali berhubungan dengan maksud tujuan atau intensif kita dalam membaca. Berikut ini kita kemukakan beberapa tujuan membaca;

MEDIA PENGAJARAN BAHASA (MODUL)

PENGERTIAN MEDIA


(1) Media adalah suatu alat yang dipakai sebagai saluran (channel) untuk menyampaikan suatu pesan (message) atau informasi dari suatu sumber (resource) kepada penerimanya (receiver). Dalam dunia pengajaran, pada umumnya pesan atau informasi tersebut berasal dari sumber informasi, yakni guru; sedangkan sebagai penerima informasinya adalah siswa. Pesan atau informasi yang dikomunikasikan tersebut berupa sejumlah kemampuan yang perlu dikuasai oleh para siswa.

Belajar dari Orang Jawa dalam Mengatasi Masalah dan Depresi.


Mungkin saat ini Anda merasa sedih karena situasi yang menyulitkan hidup anda atau Anda pernah mengalami kondisi yang menyedihkan dan berpikir Anda adalah orang yang paling tidak beruntung diantara lainnya.(itu manusiawi, saya pernah mengalaminya). Anda mulai memperhatikan orang lain dan berkata dalam hati,

TEORI, CIRI, DAN IMPLIKASI JEAN PIAGET | Psikobel | PSIKOLOGI PEMBELAJARAN

PSIKOLOGI PEMBELAJARAN
TEORI, CIRI, DAN  IMPLIKASI JEAN PIAGET

A.    PENDAHULUAN
Pengetahuan itu bukanlah salinan dari obyek dan juga bukan berbentuk kesadaran apriori yang sudah ditetapkan di dalam diri subyek, ia bentukan perseptual, oleh pertukaran antara organisme dan lingkungan dari sudut tinjauan biologi dan antara fikiran dan obyeknya menurut tinjauan kognitif.
Jean Piaget, seorang psikolog dan pendidik berkebangsaan Swiss, terkenal karena teori perkembangan kognitifnya. Jean Piaget lahir pada 9 Agustus 1896 di Neuchatel, Swiss. Ia adalah anak seorang sejarawan. Masa kanak-kanak Jean Piaget banyak dipengaruhi oleh apa yang ia lihat pada ayahnya, seorang pria yang berdedikasi pada penelitian dan pekerjaannya. Karenanya, sejak kanak-kanak dia sangat suka belajar, terutama dalam hal ilmu pengetahuan alam. Saat dia berumur sebelas tahun, tulisannya tentang burung gereja “albino` diterbitkan — yang pertama dari ratusan artikel dan lebih dari lima puluh buku. Beberapa kali, saat memberikan karyanya untuk diterbitkan dalam berbagai redaksi majalah, Piaget dipaksa untuk merahasiakan usianya yang masih muda.

TAJUK RENCANA | FUNGSI TAJUK RENCANA | JENIS-JENIS TAJUK RENCANA | CIRI-CIRI TAJUK RENCANA

TAJUK RENCANA | FUNGSI TAJUK RENCANA | JENIS-JENIS TAJUK RENCANA | CIRI-CIRI TAJUK RENCANA

pengertian fungsi tajuk rencana

Tajuk rencana merupakan artikel pokok dalam sebuah surat kabar, berisi informasi atau masalah aktual. Tajuk rencana merupakan pandangan sebuah redaksi terhadap suatu permasalahan atau peristiwa yang bersifat aktual.

Pada kesempatan ini saya akan memaparkan sedikit apa itu tajuk rencana?
Untuk memahami tajuk rencana, saya paparkan beberapa rumusan masalah untuk memperoleh dan mendalami apa itu tajuk rencana.

1.      Apa definisi tajuk rencana?
2.      Apa fungsi tajuk rencana dalam surat kabar?
Untuk lebih mendalami definisi tajuk rencana kita perlu mengetahui apa saja jenis dan ciri setiap tajuk rencana. Maka rumusan masalah ke-3 yaitu
3.      Apa saja jenis dan ciri tajuk rencana?


KALIMAT EFEKTIF DAN PRINSIP-PRINSIP EFEKTIVITAS KALIMAT

pengarang : Dr. R. Kunjana Rahardi, M.Hum.
KALIMAT
Lazimnya, kalimat dapat dipahami sebagai satuan bahasa terkecil yang dapat digunakan untuk menyampaikan ide atau gagasan. Dapat dikatakan sebagai satuan bahasa terkecil karena sesungguhnya di atas tataran kalimat itu masih terdapat satuan kebahasaan lain yang jauh lebih besar. Pakar berbeda menyatakan bahwa kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai intonasi akhir, dan secara aktual dan potensial terdiri atas klausa.
Jadi, tidak salah pula kalau dikatakan bahwa sesungguhnya sebuah kalimat membicarakan hubungan antara klausa yang satu  dan yang lainnya. (hal 76)



PSIKOLOGI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN Teori Belajar Robert M. Gagne

MAKALAH
PSIKOLOGI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

Teori Belajar Robert M. Gagne 


A.        Dasar teori belajar  menurut Robert M Gagne
Robert M. Gagne adalah seorang ahli psikologi pendidikan yang telah mengembangkan suatu pendekatan perilaku yang elektrik mengenai psikologi belajar. Teorinya yang terkenal adalah Conditional Learning.
Komponen dalam proses belajar dapat digambarkan sebagai stimulus dengan respon. Garis diantaranya adalah hubungan antara stimulus respon yang terjadi dalam diri seseorang yang tidak dapat kita amati, yang bertalian dengan system alat saraf dimana terjadi transformasi perangsang yang diterima melalui alat indera. Perlambangan proses belajar sebagai S_R tidak berarti bahwa proses belajar ini merupakan suatu variasi dari teori S_R menurut Thondike atau Skinner.
B.        Tipe belajar yang dikembangkan menurut R. M. Gagne ada 8 tipe, yakni :
1.              Signal Learning ( belajar isyarat )
2.              Stimulus-Response Learning ( belajar stimulus-respon )
3.              Chaining ( rantai atau rangkaian )
4.              Verbal Association ( asosiasi verbal )
5.              Discrimination Learning ( belajar diskriminasi )
6.              Concept Learning ( belajar konsep )
7.              Rule Learning ( belajar aturan )
8.              Problem Solving ( memecahkan masalah )

C.        Jenis- jenis belajar menurut R. M. Gagne terdiri atas :
1.             Signal Learning belajar isyarat adalah kegiatan belajar yang terjadi secara tidak disadari, sebagai akibat adanya suatu stimulus tertentu. Contoh : jika seorang siswa mendapatkan komentar bernada positif dari guru matematika, maka secara tidak langsung siswa ituakan cenderung menyukai pelajaran matematika.
2.             Belajar stimulus respon adalah kegiatan belajar yang terjadi secara disadari yang dilakukannya  suatu kegiatan fisik sebagai suatu reaksi atas adanya suatu stimulus tertentu.

(PSIKOLINGUISTIK) PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA

MAKALAH
PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA

BAB I
PEMDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

Pemerolehan bahasa dikategorikan menjadi dua yaitu pemerolehan bahasa pertama yang lebih sering dikenal dengan bahasa ibu dan pemerolehan bahasa kedua. Dalam pemerolehan bahasa pertam diperoleh anak pertama kali dengan cara meniru bahasa pertama kali di keluarganya, pada proses ini sang anak tanpa sadar bahwa dia mempelajari bahasanya. Setelah menguasai bahasa pertama seseorang dalam proses selanjutnya pasti memerlukan komunikasi yang lebih luas, kedunia luar dan guna mengembangkan kehidupannya. Oleh karena itu seseorang akan berusaha untuk berlajar bahasa kedua. Bahasa kedua di peroleh  dipelajari dengan sadar , sedangkan pemerolehan bahasa pertama diperoleh sang anak tanpa sadar dari kesehariannya bersama keluarganya. Pemerolehan keduan lebih kepada proses pemahaman bahasa belajar secara sadar.
Dalam pemerolehan bahasa kedua terdapat faktor dan strategi dalam pemerolehan dan penguasaannya. Kita dapat mengetahui bagaimana pemerolehan bahasa kedua dipelajari oleh seseorang dengan mengkaji lebih mendalam, bagamana proses pemerolehan bahasa kedua tersebut, dengan demikian kita dapat mengerti lebih mendalam mengenai pemerolehan bahasa kedua sehingga memberikan penjelasan yang dibutuhkan mengenai pemerolehan bahasa kedua.

Makalah Psikologi Sastra


Psikologi Sastra


PENDAHULUAN

A.        Latar Belakang

            Sastra adalah kegiatan kreatif   yang menjadi alat mengekspresikan dan menyampaikan pesan ataupun perasaan manusia. Manusia berinteraksi dan bersosialisasi ,banyak sekali cerita dan inspirasi yang harus diutarakan karena sifat mendasar manusia sendiri sebagai makhluk sosial. Sehingga munculah karya sastra baik novel, puisi dan lain-lain yang dijadikan alat mengekspresikan dan mengutarakan pesan tersebut. Perkembangan sastra pesat sekali berkembang dan timbulah sastra sebagai cabang ilmu untuk mengkritisi suatu karya sastra, yaitu kritik sastra. Sastra juga cabang ilmu pengetahuan yang dewasa ini didalami dan dikaji oleh para pakar sastra. Studi sastra memiliki metode-metode yang absah dan ilmiah, walau tidak selalu sama dengan metode ilmu-ilmu alam. Hanya saja ilmu-ilmu alam berbeda dengan tujuan ilmu-ilmu budaya. Ilmu-ilmu alam mempelajari fakta-fakta yang berulang, sedangkan sejarah mengkaji fakta-fakta yang silih berganti. Karya sastra pada dasarnya bersifat umum dan sekaligus bersifat khusus, atau lebih tepat lagi : individual dan umum. Studi sastra adalah sebuah cabang ilmu pengetahuan yang berkembang terus-menerus.
          

Makalah Perkembangan Kognitif Peserta Didik

“PERKEMBANGAN KOGNITIF“

A.Latar Belakang
Peserta didik tidak pernah lepas dari belajar, baik di sekolah maupun dalam lingkungan keluarga. Sehingga kemampuan kognitif sangat diperlukan peserta didik dalam pendidikan.  Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Kita ketahui bahwa peserta didik merupakan objek yang berkaitan langsung dengan proses pembelajaran, sehingga perkembangan kognitif sangat menentukan keberhasilan peserta didik dalam sekolah.
Dalam perkembangan kognitif di sekolah, guru sebagai tenaga kependidikan yang bertanggung jawab dalam pengembangan kognitif peserta didik perlu memiliki pemahaman yang sangat mendalam tentang perkembangan kognitif pada anak didiknya.
Orang tua juga tidak kalah penting dalam kognitif anak karena, perkembangan dan pertumbuhan anak dimulai di lingkungan keluarga. Namun, sebagian pendidik dan orang tua belum terlalu memahami tentang perkembangan kognitif anak, proses perkembangan kognitif, bahkan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak.
Melalui makalah ini kami mencoba untuk mengangkat masalah perkembangan kognitif peserta didik agar guru dan orang tua dapat memberikan layanan pendidikan atau melaksanakan proses pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan kognitif masing-masing anak.