TAJUK RENCANA | FUNGSI TAJUK RENCANA | JENIS-JENIS TAJUK RENCANA | CIRI-CIRI TAJUK RENCANA

TAJUK RENCANA | FUNGSI TAJUK RENCANA | JENIS-JENIS TAJUK RENCANA | CIRI-CIRI TAJUK RENCANA

pengertian fungsi tajuk rencana

Tajuk rencana merupakan artikel pokok dalam sebuah surat kabar, berisi informasi atau masalah aktual. Tajuk rencana merupakan pandangan sebuah redaksi terhadap suatu permasalahan atau peristiwa yang bersifat aktual.

Pada kesempatan ini saya akan memaparkan sedikit apa itu tajuk rencana?
Untuk memahami tajuk rencana, saya paparkan beberapa rumusan masalah untuk memperoleh dan mendalami apa itu tajuk rencana.

1.      Apa definisi tajuk rencana?
2.      Apa fungsi tajuk rencana dalam surat kabar?
Untuk lebih mendalami definisi tajuk rencana kita perlu mengetahui apa saja jenis dan ciri setiap tajuk rencana. Maka rumusan masalah ke-3 yaitu
3.      Apa saja jenis dan ciri tajuk rencana?



Saya menggunakan satu sumber buku, milik Drs. AS Haris Sumadiria M.Si dengan judul  Menulis Berita dan Feature.

Dalam buku tersebut banyak dipaparkan mengenai ilmu terapan jurnalistik, bagi anda yang berminat untuk lebih dalam mengenal dunia jurnalistik silahkan beli bukunya atau cari diperpustakaan terdekat :p .  
Jika ada kesempatan saya akan paparkan diartikel selanjutnya. Semoga  artikel ini sedikit membantu anda?





PENGERTIAN TAJUK RENCANA
Secara teknis jurnalistik tajuk rencana dapat diartikan sebagai opini redaksi yang berisi aspirasi, pendapat, sikap resmi media pers terhadap suatu persoalan yang potensial, fenomenal, serta aktual.
Opini yang ditulis oleh pihak redaksi diasumsikan mewakili sekaligus mencerminkan pendapat dan sikap resmi pers yang bersangkutan secara keseluruhan sebagai suatu lembaga penerbitan media berkala. Suara tajuk rencana bukanlah suara perorangan atau pribadi-pribadi yang terdapat di jajaran redaksi, melainkan suara kolektif seluruh wartawan dan karyawan dari lembaga penerbitan pers.
Menurut Assegaff (1983: 64), tajuk rencana sedikitnya mengandung lima unsure yang saling terkait: (1) menyatakan suatu pendapat, (2) pendapat itu disusun secara logis, (3) singkat, (4) menarik, serta di maksudkan untuk (5) mempengaruhi pendapat para pembuat kebijakan dalam pemerintah atau masyarakat.
Apa pun yang dibahas atau diulas, tajuk rencana tidak boleh mengeyampingkan pendapat redaksi sebagai representasi pendapat dan sikap seluruh wartawan serta karyawan suatu lembaga penerbitan pers. Dalam kerangka inilah, media pers memenuhi fungsinya sebagai penyalur sekaligus pembentuk pendapat umum secara kreatif, kritis, dinamis, dan konstruktif.



fungsi tajuk rencana

 

FUNGSI TAJUK RENCANA

Menurut William Pinkerton dari Harvard University, amerika Serikat (Rivers, 1994: 23-24), fungsi tajuk rencana adalah:

a.       Menjelaskan berita (explaining the news)
Tajuk rencana menjelaskna berita-berita penting kepada para pembaca. Tajuk rencana berfungsi sebagai guru, menerangkan bagaimana suatu kejadian tertentu berlangsung, serta faktor apa yang diperhitungkan untuk menghasilkan perubahan dalam kebijkana pemerintah.

b.      Menjelaskan latar belakang (filling in background)
Tajuk rencana dapat menggabarkan kejadian tersebut dengan latar belakang sejarah, yaitu menghubungkannya dengan sesuatu yang telah terjadi sebelumnya. Tajuk rencana dapat menunjukkan hubungan antara berbagai peristiwa yang terpisah: politik, ekonomi, sosial. Kadang-kadang tajuk rencana memuat suatu pandangan dan menunjukkan kesamaan dengan sejarah, yaitu kesamaan yang bertujuan untuk mendidik masyarakat.

c.       Meramalkan masa depan (forecasting the future)
Suatu tajuk rencana menyajikan analisis yang melewati batas berbagai peristiwa sekarang dengan tujuan meramalkan sesuatu yang akan terjadi pada masa mendatang.

d.      Menyampaikan pertimbangan moral (passing moral jugment)
Menurut tradisi lama, para penulis tajuk rencana bertugas mempertahankan kata hati masyarakat. Mereka diharapkan memertahankan isu-isu moral dan mempertahankan  posisi mereka. Jadi, para penulis tajuk rencana akan berurusan dengan “pertimbangan nilai”. Mereka berkata pada para pembaca tentang sesuatu yang benar dan salah. Mereka berjuang untuk sesuatu yang benar dan menyerang kebatilan (Rivers, 1994: 23-24).


JENIS-JENIS TAJUK RENCANA 


Tajuk rencana juga dapat dikenali lebih jauh berdasarkan jenis dan sifat yang dimiliknya, yaitu:
a.      Tajuk rencana yang bersifat memberikan informasi semata
Tajuk semacam ini jarang kita jumpai. Kalaupun ada, pada umumnya karena si penulis tajuk masih belum mengetahui kebijakan apa yang telah diambil oleh surat kabarnya.

b.      Tajuk rencana yang bersifat menjelaskan
Jenis tajuk ini hamper serupa dengan interpretasi yang memberikan penjelasan kepada suatu peristiwa atau berita.

c.       Tajuk rencana yang bersifat memberikan argumentasi
Tajuk rencana ini bersifat analitis dan memberikan argumentasi mengapa sampai terjadi sesuatu hal dan apa akibatnya.

d.      Tajuk rencana yang bersifat menjuruskan timbulnya aksi
Tajuk rencana semacam ini merupakan tajun yang mendorong timbulnya aksi dari masyarakat. Si penulis tajuk ingin menjuruskan timbulnya tindakan secara cepat. Tetapi pembaca surat kabar sekarang sudah terbiasa dengan keadaan, dan kurang lagi terdorong untuk mengambil aksi.

e.       Tajuk rencana yang bersifat jihad
Tajuk rencana semacam ini umumnya dating berturut-turut, dan dengan sikap yang jelas terhadap suatu masalah. Tujuannya juga jelas untuk mengadakan perubahan. Contohnya tajuk rencana yang terus menerus tentang antijui dan kemudian menghapuskan judi.

f.       Tajuk rencana yang bersifat membujuk
Jenis tajuk rencana yang bersifat membujuk ditujukan secara halus kepada masyarakat pembaca untuk mengambil tindakan atau membentuk pendapat umum.

g.      Tajuk rencana yang bersifat memuji
Jika ada tajuk yang mendorong aksi maka sudah wajar jika ada tajuk yang ditujukan untuk memuji atau memberikan pujian atas suatu prestasi yang terjadi pada masyarakat.

h.      Tajuk rencana yang bersifat menghibur
Tajuk jenis ini sering terdapat dalam suatu surat kabar yang isinya semata-mata hiburan dan sering dikaitkan dengan human interest history. Misalnya ada tajuk duka karena meninggalnya gajah tertua di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta (Assegaff, 1983: 65-66).

SUMBER :
Drs. AS Haris Sumadiria M.Si. Jurnalistik Indonesia : Menulis Berita dan Feature : 2010

No comments:

Post a Comment

Untuk pemesanan desain dan layout bisa kontak kami langsung,

wa : 085664366629